Suggestion

Based on thefreedictionary.com website, Suggestion means “A psychological process by which an idea is induced in or adopted by another without argument, command, or coercion.

Akhir-akhir ini kenapa saya sering memikirkan kata yg satu ini “Suggestion”. Setelah kupikir-pikir sugesti ini bukan hanya sekedar kata-kata, namun kata-kata ini bisa mempengaruhi perasaan dan tindakan kita. Benar-benar akan menjadi sebuah virus yg merusak, namun bisa juga akan menjadi vaksin yang akan menyembuhkan.

Segala interaksi yg terjadi di kehidupan kita akan menciptakan yg namanya sugesti. Sugesti inilah yg akan turut berperan dalam pikiran dan perbuatan kita.  Sugesti ini akan membuat kita tersenyum bahagia, walaupun kita sedang tidak melakukan apa-apa. Namun sugesti juga akan membuat kita menangis dan frustasi even kita tidak melakukan apa-apa saja.

Contoh sugesti yg sering terjadi di lingkungan kita:

- Ketika orang yg kita sayangi harus pergi untuk selamanya awalnya kita akan bersedih, namun akan muncul sugesti “ini sudah ditakdirkan, kita harus ikhlas dan berserah diri”.. Sebenarnya sisi lain diri kita tidak suka dengan kenyataan tersebut, “Kita berusaha ikhlas agar kita merasa lebih baik, menjauhkan perasaan tidak nyaman“. Sebenarnya kita juga sadar, duduk di sofa bersama orang tersayang sambil menonton tv akan lebih menyenangkan :) , ini yg saya maksud dengan keinginan anda, dan  yg terjadi adalah kenyataan.

- Ketika suatu hal yang kita inginkan dengan segala kesungguhan, namun ketika hari-hari yg kita tunggu membawa kabar mengecewakan, sugesti “Tuhan pasti punya rencana yg lebih baik”. :) Sama seperti diatas, kita hanya berusaha meng-ikhlaskan apa yg sedang terjadi. Belum tentu hari esok akan lebih baik.. itu semua hanya sugesti, tidak ada yg akan menjamin masa depan, kita hanya bisa mengusahakan. Jika kesempatan berikutnya anda kecewa lagi? Sugesti itu akan berulang, berusaha membuat perasaan anda menjadi nyaman.

Hal-hal diatas bisa saya bilang sugesti yg positif, sugesti yg negatif biasanya berasal dari kekecewaan dengan kenyataan yang bisa merubah kepribadian seseorang menjadi negatif juga tentunya. Hal ini biasanya terjadi pada orang-orang yg nekat melakukan bunuh diri atau melakukan kekejaman pada orang lain. Sebenarnya mereka hanya tidak bisa menghadapi kenyataan.

Inilah yg saya pikirkan akhir-akhir ini, sugesti inilah yg sebenarnya mengatur apa yg saya rasakan dan saya inginkan. 3 tahun sudah saya melatih untuk mengontrol sugesti saya, dan sekarang bisa mengatur apa yg ingin saya rasakan dan yg tidak. Seperti manipulasi pikiran, tapi ini benar-benar efektif. Saya tidak akan lagi merasakan lagi yg namanya sedih berkepanjangan, karena saya bisa menciptakan sugesti yg membuat saya merasa nyaman.

Cerita dikit, dulu saya pernah makan siang di warung nasi padang favorit saya di jogja waktu jaman kuliah. Siang yg terik dan saya sangat laparrr.. Siang itu saya bersama 3 teman saya,  saya pesan nasi rendang dan es teh tawar. Rendang disana rasanya enak sekali dan saya sangat menikmatinya.  Di tengah-tengah saya menghabiskan rendang tsb, saya melihat ada yg aneh dibalik rendang saya, ada semacam rambut gitu. Waktu saya tarik, astaga kaget bukan main!! Ternyata itu KECOAK! Kecoak itu tampaknya ikut termasak dalam rendang yg saya makan, dan warnanya benar-benar terbaur dengan bumbu rendang. Segera saya buang kecoak tersebut sebelum teman-teman saya melihatnya. Saya berhenti makan siang setelah melihat kecoak sialan itu. Tapi saya kemudian berpikir, sebelum saya melihat kecoak ini rendang ini rasanya sangat enak, namun setelah saya melihat kecoak itu kenapa rendang ini tampak menjijikan?? Ini rendang yg sama yg sebelumnya sangat saya sukai. Perasaan saya berubah gara-gara saya melihat kecoak, rasa dari rendang itu sebenarnya tidak pernah berubah. Perasaan jijik ini hanya sugesti saya! Saya benar-benar tau apa yg saya inginkan, yaitu rendang tersebut. Dan akhirnya saya menghabiskan sisa makan siang saya itu :)

Saat ini saya merasa semakin lebih baik dalam mengatur sugesti saya, semua perasaan saya terkendali dan benar-benar fokus pada yg saya inginkan. Saya tidak perlu lagi membawa potongan-potongan kitab, agama, atau nama Tuhan untuk meyakinkan apa yg saya lakukan itu benar atau tidak. Agama sebenarnya ada baiknya, agama menciptakan sebuah sugesti untuk hidup sesuai aturan (kitab), tapi sayangnya saya juga melihat sisi buruk dari agama. Dan Tuhan juga menciptakan sugesti kalau kita selalu diawasi, jadi kita tidak melakukan hal-hal yg merugikan orang lain atau diri sendiri.

Hanya satu sekarang yg saya benar-benar pikirkan, apakah Tuhan itu sebenarnya ada? Atau Tuhan hanya sekedar sugesti manusia?

Advertisement

2 Responses to “Suggestion”

  1. funnie Says:

    bila sugesti terus berlarut dan tidak bs dikendalikan. maka kita akan selamanya dihantui oleh sugesti tersebut. apalagi sugestinya negatif.. so…berpikirlah positif terhadap apa yang kita lakukan maupun yang kita alami…
    apa yg terjadi memang sudah kehendak Tuhan, bagaimanapun kita berusaha sebaik mungkin, hasilnya hanya Dia yang tahu. So jangan sangsikan keberadaan Tuhan. Tuhan ada dimana-mana dan slalu tahu apa yg kita lakukan. Tapi Tuhan hanya satu. Percayalah, apa yg ditakdirkan oleh Tuhan adalah yg terbaik untuk kita…:)

    • author Says:

      Yup benar sebenarnya yg kita butuhin adalah sugesti positif. Itu saja sudah cukup untuk modal bertahan hidup di dunia tanpa harus ada

      Jika Tuhan benar ada dan menentukan takdir, betapa tidak adilnya Tuhan dalam menentukan apa yg terjadi pada hidup manusia. Seharusnya yg menentukan takdir itu manusia sendiri sesuai dengan pengorbanan manusia tsb..

      Apa yg terjadi adalah terjadi karena manusia, not God


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.